Apostolic Night day #2 19 Maret 2011

Posted: March 19, 2011 in Event, Sermon
Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,

Malam kedua Apostolic Night yang diadakan di Gereja Mawar Sharon my home, Medan merupakan sebuah impartasi iman yang luar biasa dari Ps. Philip Mantofa, BRE untuk menjadikan gereja sebuah “city church”/ gereja kota.

Dihadiri secara antusias oleh sekitar 1050 jemaat di ruang utama dan 127 jemaat di ruang over-flow, dalam ibadah ini benar-benar dapat dirasakan pengurapan Tuhan dan hadirat-Nya yang luar biasa.

Malam kedua “Apostolic Night” ini Ps. Philip menampilkan sebuah tayangan di mana beliau diangkat menjadi kepala suku kehormatan dari suku Amis di Taiwan dan melalui tayangan tersebut menyampaikan bahwa Sumatra for Jesus adalah peperangan rohani kita bersama.

Tuhan hendak memberikan visi yang besar bagi umat-Nya melalui gereja-Nya “Gereja demi jemaat, bukan jemaat demi gereja”

Jadikan visi “Sumatra for Jesus” sebagai visi pribadi, baik dalam pendidikan, usaha, bisnis, dan semua aspek hidupmu.

Utamakan Kerajaan Allah, maka segala sesuatu akan ditambahkan bagimu. Bila kita melakukan pekerjaan-pekerjaan Tuhan, maka Tuhan pun akan berkarya dalam kehidupan kita. Bila kita membangun keluarga Tuhan, maka Tuhan akan membangun keluarga kita.

Kisah Para Rasul 6:1-7
Judul kotbah ini adalah “Sumatra for Jesus”

Ayat 1:
“Pada masa itu…” menggambarkan masa perintisan gereja mula-mula, dan Allah hendak ‘dealing’ dengan umat Tuhan agar mereka keluar dari fase ‘perintisan’ menjadi ‘Gereja yang memenangkan kota’. Gereja adalah tempat di mana ada kuasa, senantiasa terkoneksi dengan kuasanya Tuhan! Gereja yang luar biasa akan menjadikan jemaat yang luar biasa, jemaat yang luar biasa akan menghasilkan Gereja yang luar biasa! Gereja Mawar Sharon my home akan menjadi Gereja yang memenangkan kota lewat jemaatnya!

“Jumlah murid makin bertambah…” Jumlah jemaat di Yerusalem pada waktu itu sekitar 5000an namun dalam 20 tahun ke depan menjadi ratusan ribu. Jumlah jemaat dalam hitungan ribuan bisa menjadi berkat atau menjadi kutuk. Tuhan harus mengoyakkan ‘kebiasaan’ jemaat agar menjadi jemaat yang siap untuk memenangkan kota. Sebagai jemaat harus memperbesar kapasitas hatinya agar siap menampung berkat besar yang disediakan Tuhan.
“Timbullah sungut-sungut…” Yaitu antara orang-orang Yahudi dan orang-orang Ibrani, padahal kedua bangsa ini sama, orang Yahudi adalah Ibrani, orang Ibrani adalah orang Yahudi. Demikian pula suku Batak, suku Jawa, suku Nias, dan semua suku lain adalah 1 bangsa Indonesia. Perbedaan jangan menjadi pemicu perpecahan. Perbedaan adalah potensi kekuatan, dan harus bisa dikelola. Cara pandang terhadap 30ribu jemaat bisa berbeda, cara pandang yang didasari kepahitan dan trauma akan berkata, “30ribu jemaat merupakan 30ribu masalah” namun Ps. Philip menyatakan atas dasar kasih dan iman bahwa, “30ribu jemaat merupakan 30ribu murid, memang pada awalnya membawa masalah saat datang ke gereja namun mengalami perjumpaan dengan Tuhan dan dimuridkan sehingga menjadi problem solver“.

Ayat 2:
“Kami tidak merasa puas sampai Yesus ditinggikan atas Sumatra, sampai seluruh sektor masyarakat mengalami Yesus, sampai kami mempersembahkan Sumatra bagi Yesus!”

Ibr. 12:26 Waktu itu suara-Nya menggoncangkan bumi, tetapi sekarang Ia memberikan janji: “Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga.”

Pulau Sumatra dilalui dua jalur gunung berapi di bawah dasar laut, demikian pula antara Pulau Jawa dengan Benua Australia dilalui 2 titik jalur gunung berapi di bawah dasar laut.

Alasan diadakan Surabaya for Jesus karena selalu ada hal-hal negatif hendak terjadi di kota tersebut senantiasa diluputkan. Mari belajar di kota Surabaya dalam event ini untuk menangkap api kebangunan rohani dan pengurapan Roh Kudus.

Ayat 7:
Pada waktu Gereja Tuhan menangkap isi hati Tuhan, urapan Tuhan bukan hanya mengalir pada pemimpin jemaat, namun juga pada jemaat dan seluruh isi keluarganya sehingga para rasul semakin dipakai Tuhan dan lebih luas jangkauannya. Ketika jemaat bangkit, hamba-hamba Tuhannya semakin dipakai luar biasa! Sekalipun dipakai Tuhan secara luar biasa, tetaplah rendah hati, karena kita akan menjadi orang-orang kuat bagi Sumatra!
Sumatra for Jesus!

Posted with WordPress for BlackBerry.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s