Hillsong Conference 2011 – Hari Kedua: Priscilla Shirer

Posted: July 7, 2011 in Event
Tags: , , , , , ,

Priscilla Shirer adalah seorang pembicara wanita yang diurapi Tuhan, berbicara dengan penuh keyakinan, gairah dan hikmat. Di hari kedua sesi yang kedua, beliau mengawali sesi yang dipimpinnya dengan mengatakan bahwa lebih baik berada bersama dengan 40 orang yang serius memuji Tuhan dan ingin melihat mujizat yang lebih besar serta mempunyai kapasitas yang besar untuk melayani orang lain daripada bersama 40 ribu orang yang tidak serius dalam Tuhan.

Beliau mengupas Yoh. 11:55-56 mengenai orang-orang berkumpul dan mengharapkan kehadiran Tuhan Yesus. Beberapa hari sebelumnya, Yesus telah melakukan mujizat. Orang-orang ini tdk mencari kaum Farisi dan Saduki, namun mencari Yesus. Demikian pula saat kita sebagai pemimpin mengadakan pertemuan/ konferensi, kita harus memastikan supaya setiap orang mencari dan mendapatkan Yesus, bukan pembicaranya! Ilustrasi sederhana mengenai kebenaran ini semisal kita pergi ke Starbuck namun tidak mendapati kopi hangat, saat pergi ke Dunkin Donuts namun kita tidak menemukan donat, buat apa…? Demikian pula saat kita datang ke gereja apabila kita tidak menemukan Tuhan, ibadah tidak akan ada artinya.

Priscilla Shirer juga menceritakan pengalamannya saat melayani di ‘pre-seeker church’ di mana organiser acaranya memberitahukan kepadanya apabila jemaat tersebut tidak tahu tentang Yesus. Yang diharapkan adalah; supaya Priscilla Sarah berkotbah tetapi tidak terlalu mengutamakan Yesus… Justru kebalikannya yang hendak dilakukan oleh Priscilla Shirer, semakin orang tidak mengenal Yesus, dia akan memberitakan pengorbanan Yesus, karena itulah yang dia tahu!

Dalam ayat 56 dituliskan bahwa Yesus berjalan keluar kota, berlawanan arah dengan pesta Paskah yang sedang diadakan. “Religoius presence did not guarantee His presence” ~ tempat yang religius tidak menjamin bahwa hadirat Tuhan pasti ada di situ; bahkan dalam kumpulan pemimpin gereja juga tidak menggaransi kehadiran Tuhan di dalamnya. Kita harus berfokus pada poin terpenting yaitu Tuhan menginginkan hidup banyak orang berubah. Orang-orang butuh kehadiran Tuhan dan keyakinan bahwa Tuhan hadir, bukan sekedar menikmati acara. Saat mempersiapkan acara dengan excellent dan menarik, harus dipastikan juga kehadiran Tuhan dalam acara tersebut.

Sekali kita merasakan pengalaman dengan Tuhan, kita akan semakin menginginkannya. Pelayanan Yohanes Pembaptis dalam Yoh. 1: 35-36 tertulis bahwa Yohanes pembaptis menunjukkan kepada murid-muridnya bahwa Yesus adalah Anak Domba Allah. Saat kita mengarahkan seseorang kepada Yesus, itulah itulah pelayanan yang sebenarnya! Pelayanan itu mengarahkan orang pada Yesus, bukan pada kita. Buah dari pelayanan adalah orang-orang yang dilayani pada akhirnya akan mencari Tuhan dan hadirat-Nya.

Kenapa Yesus tidak ada di pesta itu? Jawabannya terletak pada ayat 47 dan 53, karena pemimpin-pemimpin rohani pada waktu itu hendak menghancurkan/ membunuh kuasa Tuhan. Kunci kehadiran Tuhan terletak pada pemimpin yang hendak menerima kehadiran Tuhan atau tidak. Sebagai penutup, Priscilla Shirer menyampaikan bahwa kita adalah pelayan dari kehadiran Tuhan.

We are the steward of God’s own presence ~ Priscilla Shirer

Posted with WordPress for BlackBerry.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s