Kasih Karunia TUHAN

Posted: August 9, 2011 in Daily Devotion, Sermon
Tags: , , , , , , , , ,

Keselamatan merupakan kasih karunia Tuhan bagi hidup kita. Kasih karunia Tuhan adalah pemberian/ anugerah Tuhan bagi kita yang diberikan secara cuma-cuma tanpa harus melakukan usaha tertentu untuk memperolehnya padahal kita tidak layak untuk menerimanya. Memperoleh janji hidup kekal di sorga merupakan kasih karunia Tuhan bagi kita, karena bukan dengan perbuatan baik kitalah yang membuat kita layak masuk sorga. Banyak paham yang mengajarkan bahwa untuk masuk sorga, seseorang harus banyak beramal, berbuat baik, bahkan sekalipun berbuat dosa di dunia ini, hendaknya menutupi perbuatan dosa itu dengan perbuatan amal yang lebih banyak atau melakukan kegiatan sosial yang lebih banyak dibandingkan dosa yang pernah diperbuat sebelumnya. Sebenarnya semua usaha manusia untuk beramal, berbuat kebajikan, bahkan memberikan sumbangan bagi rumah ibadah tertentu tidak membuat seseorang masuk sorga pada saat hidupnya di dunia berakhir. Tidak ada satupun dari usaha manusia yang dapat membuat seseorang masuk sorga. Manusia juga tidak dapat menebus dirinya sendiri sehingga dapat membersihkan dosa-dosanya.
“Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.” – Roma 3:23-24

Tuhan Yesus telah menjadi penebus kita dengan kematian-Nya di atas kayu salib untuk menggantikan kita – yang sebenarnya harus mengalami hukuman dan kematian kekal akibat dosa yang kita perbuat. Kita yang berdosa ini diampuni dan diselamatkan hanya oleh kasih karunia TUHAN – DIAlah yang telah mengusahakan pengampunan bagi kita, bukan oleh perbuatan baik kita. Karena itu, kita berbuat baik bukan supaya masuk sorga, namun kita berbuat baik karena kita punya keyakinan iman: sudah pasti masuk sorga. Apabila kita tidak berbuat baik, kita keluar dari kasih karunia Allah yang telah menyelamatkan kita dan tidak jadi memperoleh janji hidup kekal tersebut.

Jangan remehkan kasih karunia Tuhan, karena kasih karunia Tuhan tersebut yang menjaga hidup kita berkenan di hadapan Allah! Saya hendak berbagi pengalaman hidup mengenai kasih karunia Tuhan ini. Sebelum saya menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat – tentunya waktu itu saya jauh dari kasih karunia Tuhan – saya berusaha mati-matian berusaha untuk tidak berbuat dosa. Di masa remaja saya, saya memiliki keterikatan dengan sebuah perbuatan buruk, dan hal tersebut susah untuk dilepaskan – padahal saya sadar bahwa apa yang saya lakukan itu dosa. Saya berusaha menahan diri untuk tidak melakukan kebiasaan buruk tersebut dengan kekuatan saya sendiri… dan hasilnya, saya hanya dapat bertahan satu tahun saja. Setelah itu, saya kembali jatuh dalam kebiasaan buruk tersebut dan melakukan dosa lebih lagi. Namun, semenjak saya menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat di akhir tahun 1999, saya mampu menjauhi kebiasaan buruk tersebut… hingga saat ini! Hal tersebut terjadi bukan karena kekuatan saya, namun yang memampukan saya adalah KASIH KARUNIA TUHAN!

Sekitar pertengahan tahun 2003, saya pernah mengalami peristiwa penodongan sehingga saya mengalami kerugian dan hal tersebut membuat saya begitu trauma. Pada waktu itu, saat terbayang wajah penodong tersebut, benar-benar membuat saya begitu begitu benci dan ingin membalas dendam kepadanya. Setiap kali saya teringat peristiwa penodongan tersebut dan seberapa banyak saya kehilangan, saya menjadi begitu marah sehingga mengacaukan pikiran saya. Saya tahu, bahwa saat itu saya harus melepaskan pengampunan kepada orang yang bersalah kepada saya, namun saya berusaha melakukannya dengan kekuatan saya sendiri… dan hal itu tidak berhasil! Sekalipun saya sudah mengatakan kepada Tuhan bahwa saya sudah mengampuni orang tersebut, bahkan saya juga mendoakan orang tersebut, namun setiap kali saya terkenang peristiwa buruk tersebut dan teringat seberapa banyak saya kehilangan, saya selalu dihinggapi rasa benci dan marah yang amat sangat. Tuhan mengajarkan saya agar melepaskan pengampunan dengan kasih karunia Tuhan. Saya berdoa demikian: “Tuhan, saya tidak sanggup melepaskan pengampunan terhadap orang itu dengan kekuatan saya sendiri, saya membutuhkan kasih karunia-Mu agar saya dapat mengampuninya…”. Luar biasa! Saat itu saya langsung mengalami kelegaan di dalam hati sehingga oleh kasih karunia Tuhan, saya sanggup mengampuni orang tersebut! Bahkan saya juga mendoakannya dan melepaskan berkat Tuhan bagi dia. Hingga saat ini, setiap kali saya teringat pengalaman penodongan tersebut, saya tidak lagi mengalami trauma atau kebencian terhadap orang tersebut, justru saya hanya bersyukur… karena saya mengalami KASIH KARUNIA TUHAN.

Saya menjadi seperti sekarang ini semata-mata karena kasih karunia Tuhan. Apabila Anda memiliki keluarga yang berbahagia saat ini, jangan merasa bahwa itu karena kehebatan Anda untuk menjalin komunikasi yang baik dengan pasangan… itu karena kasih karunia Tuhan! Bila Anda memiliki pekerjaan yang cukup baik dengan gaji yang memuaskan saat ini, itu bukan karena kepandaian Anda… itu karena kasih karunia Tuhan! Jika Anda memiliki bisnis yang berkembang dan hidup Anda begitu diberkati, jangan pernah berpikir bahwa semua itu diraih karena naluri bisnis Anda… itu karena kasih karunia Tuhan! Bila Anda tidak jatuh sakit hari ini, bukan karena Anda rajin berolah raga dan menjaga makan… itu karena kasih karunia Tuhan! Bahkan bila Anda sedang berada dalam masalah berat dan cobaan yang begitu menekan namun Anda masih tetap kuat sehingga tidak mengalami depresi berat bahkan tidak sampai menjadi gila… itu karena kasih karunia Tuhan! Saat saya merenungkan hal ini… sungguh, saya sangat mensyukuri kasih karunia Tuhan! Bagaimana dengan Anda?

Mungkin terbersit dalam benak Anda… tapi, saya ini orang berdosa… terlalu banyak dosa yang telah saya perbuat… apakah mungkin saya masih dapat menerima kasih karunia Tuhan? Dalam Roma 5:20b kita menemukan jawabannya: “…di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah”. Untuk menerima kasih karunia Tuhan, Anda cukup membuka hati bagi Tuhan dan saya ajak untuk memanjatkan doa kepada Tuhan Yesus sebagai berikut:

“Tuhan Yesus, aku menyadari selama ini aku jauh dari kasih karunia-Mu, sehingga aku melakukan banyak hal yang sia-sia, bahkan berbuat dosa di hadapan-Mu. Saat ini aku membuka hatiku untuk-Mu. Yesus, jadilah TUHAN dan JURUSELAMAT bagi hidupku! Dalam nama Yesus, aku menerima kasih karunia-Mu yang menjadikan aku anak Allah dan memampukan aku untuk tidak berbuat dosa lagi. Terima kasih Tuhan, oleh kasih karunia-Mu aku dilayakkan agar berkenan di hadapan-Mu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Selamat! Anda baru saja menerima kasih karunia Tuhan saat memanjatkan doa tadi. Sudahkah Anda mengalami pengampunan Tuhan? Bila Anda ingin lebih lagi belajar mengenai pengampunan, Anda dapat menemukannya di sini.

Selamat menjalani hidup yang berlimpah dengan kasih karunia Tuhan!

Posted with WordPress for BlackBerry.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s