Tuhan Mengampuni Dosa Kita

Posted: August 10, 2011 in Daily Devotion
Tags: , , , , , , , , ,

Manusia tidak bisa menjadikan dirinya suci atau kudus dengan usaha atau kekuatannya sendiri. Banyak cara dilakukan untuk menyucikan diri sendiri seperti dengan bertapa, melakukan meditasi, melakukan puasa, hidup menyendiri sehingga terisolasi dari keramaian dan keduniawian, menyiksa diri, melakukan disiplin tertentu, bahkan dengan membayar sejumlah uang dengan memberikan sumbangan ke lembaga-lembaga sosial tertentu, dan sebagainya. Namun benarkah semua usaha tersebut dapat menyucikan seseorang dari dosanya? Hati nurani yang akan berbicara… sejujurnya, perbuatan-perbuatan tersebut hanya akan kelihatan dari luarnya… namun tidak membersihkan dosa di dalam hati. Dalam 1 Yoh. 1:8 tertulis: “Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita.”

Nyatalah bahwa sebenarnya kita tidak dapat membenarkan diri sendiri, apalagi mencapai standard kebenaran yang dikehendaki Tuhan. Kita membutuhkan perantara untuk membenarkan kita di hadapan Allah, dan perantara itu adalah Putra-Nya yang tunggal – Tuhan Yesus Kristus – yang telah menanggung dosa kita dengan kematian-Nya di atas kayu salib. Pembenaran terjadi saat kita mengalami pengampunan, dan untuk diampuni dari setiap dosa maupun kesalahan kita, kita harus mengakuinya di hadapan Tuhan, seperti yang tertulis dalam janji-Nya:
“Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.” ~ 1 Yoh. 1:9

Tuhan Yesus tidak mengampuni dosa yang tidak kita akui di hadapan Tuhan, sekalipun Tuhan itu Mahatahu dan pastinya mengetahui segala dosa kita. Jenis dosa yang tidak diampuni oleh Tuhan adalah:
1. Dosa yang tidak kita akui kepada-Nya; seperti tertulis dalam 1 Yoh. 1:9
2. Dosa menghujat Roh Kudus; seperti yang dikatakan Tuhan Yesus dalam Markus 3:29, “Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal.”. Yang dimaksudkan dengan menghujat Roh Kudus adalah apabila seseorang mengucapkan kata-kata yang jahat atau kutukan sehingga menghina dan melawan Roh Kudus padahal sudah mengetahui kebenaran dan sudah tidak mau bertobat dari tindakan menghujat tersebut serta tidak mau mengakuinya di hadapan Tuhan. Selama orang itu masih mau bertobat dari tindakannya tersebut, masih bisa diampuni oleh Tuhan Yesus. Namun apabila sudah mencapai tingkat kesadaran bahwa sebenarnya orang tersebut sudah tahu bahwa tindakannya telah berdosa terhadap Roh Kudus dan tetap tidak mau bertobat, maka sudah menghujat Roh Kudus.

Tuhan Yesus telah mengampuni dosa kita melalui penebusan oleh kuasa darah-Nya yang telah tercurah di atas kayu salib 2000 tahun yang lalu. Yang perlu kita lakukan adalah menerima penebusan Tuhan Yesus bagi diri kita dengan mengakui dosa kita sehingga memperoleh pengampunan-Nya.

Selamat menjalani hari yang luar biasa!

Posted with WordPress for BlackBerry.

Comments
  1. R.Roesli says:

    Amin…… tidak ada manusia yang tidak berdosa…. tapi Tuhan pasti mengampuni…. karena Tuhan yang mengajarkan kita anak-anak-Nya mengampuni orang yg bersalah kepada kita.
    Yang pasti kita harus bertobat dan berjanji pada Tuhan tdk mengulangi perbuatan dosa tsb…
    Terima kasih Tuhan Yesus….. Engkau telah menebus dosa-dosa kami….. terima kasih Roh Kudus…

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s