Kota Suci Yerusalem

Posted: December 27, 2011 in Holy Land Tour
Tags: , ,

20111226-094825.jpg
Tanah Suci
Tanah Suci Israel berlokasi di ujung Timur kawasan Mediterania. Berbatasan dengan Libanon di bagian utara, di timur dengan Siria dan Yordania serta bagian selatan dengan Gurun Sinai. Ukuran Tanah Suci sekitar 14ribu mil persegi namun memiliki peranan penting dalam sejarah manusia. Pada zaman kuno, kawasan ini dilalui oleh jalur paling penting dalam komunikasi yang menghubungkan Mesir dengan Siria dan Mesopotamia. Selain itu, kawasan ini merupakan tanah kelahiran dari tiga kepercayaan besar di dunia: Yahudi, Kristen, dan Islam. Dari sudut pandang ekonomi, kawasan di Timur Tengah ini merupakan jembatan bagi tiga benua.

Yerusalem
Yerusalem, berdiri tegak di tengah-tengah lembah Yudea, memperoleh gelar sebagai “Ratu” oleh kota-kota dunia selama 30 abad. Tanpa memiliki kekayaan hasil bumi, kota ini dipilih Tuhan sebagai tempat tinggal bagi umat-Nya agar di tempat ini umat-Nya menyembah dan memuliakan nama-Nya. Dari kota lembah-lembah tandus itulah para nabi, Yesus Kristus, dan para Rasul melontarkan ajaran moral, pengenalan akan Tuhan dan Kasih. Dari dasar lembah itu menjalar iman yang menegakkan hukum keadilan dan keyakinan beragama bagi orang-orang yang buta oleh karena dosa dan penyembahan berhala.

dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: “Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman TUHAN dari Yerusalem.” – Yes. 2:3 –

Yerusalem adalah pusat kota yang berhubungan dengan keagamaan dari setengah bagian seluruh manusia yang hidup di bumi ini. Bagi orang-orang Yahudi, kota ini adalah simbol dari kejayaan masa lalu mereke dan harapan bagi masa depan mereka. Bagi umat Kristen, kota ini merupakan tempat di mana Yesus menyampaikan pesan terakhir-Nya, juga tempa Yesus mengalami sengsara, mati, dan kemudian bangkit dari alam maut. Yerusalem, sumber keyakinan dan damai, kota yang paling kudus, juga merupakan kota yang dipenuhi dengan perang dan penumpahan darah. Pedang telah menghilangkan nyawa anak-anak Yerusalem sepanjang sejarah kota itu. Telah terjadi banyak sekali pertempuran di pintu gerbang kota Yerusalem, lebih dari kota lain yang ada di dunia ini. Yerusalem pernah diserbu lebih dari 50 kali, ditaklukkan sebanyak 36 kali, dan dihancurkan sebanyak 10 kali. Yerusalem yang asli telah musnah dalam halimun zaman purbakala. Kota ini pertama kali disebut dalam kitab Kejadian pada masa Abraham dengan nama Salem, yang berarti damai, “Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi.” (Kej. 14:18). Di abad 10 Sebelum Masehi, Raja Daud mengambil alih kota tersebut dari kekuasaan orang-orang Yebus, lalu mendirikan ibu kotanya dan membawa Tabut Perjanjian ke kota tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s