my home 8th anniversary

Posted: May 27, 2012 in Event
Tags: , , , , , , ,

20120527-100652.jpg

Hari Sabtu dan Minggu, 26 dan 27 Mei 2012 Gereja Mawar Sharon my home menyelenggarakan ibadah perayaan ulang tahun yang ke-8. Puji syukur kepada Tuhan Yesus karena 8 tahun sudah Gereja-Nya telah berdiri di kota Medan. Jemaat yang hadir begitu antusias dan bersukacita saat menghadiri ibadah ini, baik di hari Sabtu maupun Minggunya. Acara dimulai dengan opening musik dan permainan lighting yang indah serta menaikkan pujian “People of Passion”. Sesuai dengan tema yang diangkat tahun ini yaitu “City Church”, keseluruhan dekorasi maupun acara dikemas dalam suasana perkotaan.

20120527-100815.jpg
Suasana perkotaan yang hiruk pikuk ditampilkan dalam bentuk penampilan junk percussion dengan rapper yang menaikkan pujian “Yesus, Kau-lah sahabatku”. Penampilan junk percussion ini sangat unik karena menggunakan perkusi dari panci, rantang, wajan, gentong, galon air mineral, kereta dorong belanjaan, dan pipa paralon.

20120527-101147.jpg
Acara dilanjutkan dan jemaat begitu takjub dengan penampilan “City jazz cabaret”, pujian penyembahan dengan aliran musik jazz dipadukan dengan aransemen musik yang unik dan menarik. Ya! Inilah suasana kota yang hendak disajikan melalui setiap penampilan yang ada sesuai dengan tema ibadah perayaan ulang tahun GMS my home sebagai “City church”. Tidak kalah menariknya dalam performance berikutnya ditampilkan pujian dengan gaya “Retro Style”. Permainan cahaya laser dan lighting panggung dipadukan dengan animasi multimedia membuat suasana ibadah menjadi begitu meriah saat menaikkan pujian “Shine like Star”. Dengan penuh semangat, jemaat turut berpartisipasi menaikkan pujian ini dan memancarkan sinar dari cahaya handphone. Ya, inilah kerinduan kami; menjadi terang yang bersinar bagaikan bintang-bintang di angkasa bagi kemuliaan-Nya!

20120527-101344.jpg
Pdt. Yosep Moro Wijaya selaku Gembala GMS Regional Sumatra menyampaikan pesan Tuhan dalam acara ini untuk semakin menguatkan visi dalam hati segenap jemaat yang hadir agar melihat kota ini seperti Tuhan melihatnya. Gereja ini dibangun bukan untuk popularitas seseorang, namun selama Tuhan mempercayakan GMS ada di kota Medan, biarlah seluruh jemaat hidup dalam kehendak Tuhan. Demikian yang disampaikan Pdt. Moro saat menyampaikan salam bagi segenap jemaat yang hadir. Beliau menyampaikan Firman Tuhan dari Injil Mat. 5:13-16 sebagai berikut:

“Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” (Matius 5:13-16).

Hari ini, saat segenap jemaat GMS my home merayakan ulang tahun ke-8, Pdt. Yosep Moro sekali lagi menanamkan visi “city church”. Di hadapan sekitar 2296 jemaat yang hadir dalam empat kali ibadah, Pdt. Yosep Moro mengingatkan bahwa kita adalah garam dan terang dunia. Tuhan tidak memanggil kita untuk diberkati dan berkat tersebut hanya berhenti bagi kita, atau orang terdekat kita, atau hanya komunitas tertentu di sekitar kita. Namun, berdasarkan firman Tuhan ini, kita terpanggil untuk menjadi berkat bagi dunia! Seperti yang diucapkan oleh Tuhan Yesus dalam Kis. 1:8, “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”
Setelah kita bertobat dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat, kita tidak langsung meninggalkan dunia ini namun kita akan kembali ke area market place di mana Tuhan tempatkan kita.

1. Mengenali ladang
Dunia adalah ladang kita. Dunia adalah social order atau society atau masyarakat yang ditopang oleh tujuh pilar yaitu: keluarga, pendidikan, bisnis, seni, media, agama, dan pemerintahan. Tuhan memanggil umat-Nya untuk menggarami ketujuh pilar masyarakat di dunia ini. Dalam Mat 16:18 Tuhan Yesus bersabda bahwa “…I will build My church (terjemahan bahasa Inggris)… dan alam maut tidak dapat menguasainya!” Bila nilai-nilai Kerajaan Sorga ditegakkan dalam kehidupan keluarga, pendidikan, bisnis, seni, media, agama maupun pemerintahan, maka kuasa alam maut benar-benar akan dikalahkan!

Namun sayangnya, melalui ketujuh pilar dalam masyarakat ini iblis juga menaburkan kemerosotan moral. Iblis merusak banyak keluarga sementara Gereja berusaha memulihkan keluarga-keluarga yang hancur. Melalui jemaat yang menangkap visi gereja ini, pendidikan di kota ini pun akan diubahkan untuk mengentaskan kebodohan. Dalam Alkitab pun diceritakan bagaimana melalui hamba-hamba-Nya, nabi-nabi maupun raja-raja, panglima perang, dan lain-lain, Tuhan juga turut mengambil peranan dalam ketujuh pilar masyarakat tersebut.

Kita tidak dapat memisahkan kehidupan kerohanian kita dengan kehidupan dalam dunia market place. Sudah waktunya untuk menjadi seorang Kristen, cahaya kita tidak lagi diletakkan di bawah gantang, namun gantang tersebut harus diangkat sehingga kita dapat bersinar terang di dunia market place. Melalui gereja, nilai-nilai Kerajaan sorga dibagikan sehingga akan bermunculan orang-orang yang luar biasa yang menjadi berkat maupun dampak yang luar biasa di market place. Kita dilatih untuk menjadi orang-orang berkualitas dalam market place. Salah satu penjabaran visi GMS my home ini adalah mengutus jemaatnya ke luar untuk menggarami kota ini, memikirkan kemajuan kota ini, turut ambil bagian dalam pembangunan kota ini sehingga kota ini semakin diubahkan! Menjadi seorang Kristen yang berkenan kepada Tuhan bukan hanya luar biasa dalam hal-hal kerohanian saja namun juga excellent dalam kehidupan sehari-hari. Memang kita masih ada di dunia ini, namun dalam Roma 12:2 dituliskan, “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”

2. Garam dan Terang
Bukan sekedar menjadi garam dan terang biasa, karena bila garam menjadi tawar, maka tidak akan ada gunanya. Kita harus menjaga hidup kita agar tidak kehilangan ‘rasa asin’ dan terang kita tidak redup. Saat kita berada di tengah-tengah dunia, kita harus tetap menjadi garam yang asin dan terang yang tetap bercahaya, oleh karena itu kita harus terus terhubung dengan visi gereja lokal di mana kita tertanam. Mau menjadi sehebat apapun kita di dunia, kita harus tetap memiliki sebuah rumah rohani, gereja tempat kita tertanam karena ada bapak-bapak rohani yang senantiasa menjagai kita sehingga terus dimuridkan, dibimbing dan terus bertumbuh. Kita bisa sukses di luar sana, namun buat apa bila kita kehilangan ‘rumah rohani’? Jadilah sukses dan besar, namun biarlah hati kita senantiasa melekat kepada Tuhan dan rumah-Nya.

Untuk senantiasa menjaga cita rasa asin sebagai garam dan terus bercahaya sebagai terang, kita harus senantiasa terhubung dengan visi gereja lokal tempat kita tertanam atau digembalakan.

Pdt. Moro mengakhiri kotbahnya dengan berpesan, “Garamilah ketujuh pilar di masyarakat ini, jadilah orang-orang yang berdampak bagi kota ini namun jangan tinggalkan rumah rohani/ gereja lokal yang senantiasa menjagai keasinan dan membuat pelita kita senantiasa bercahaya!” sambil menaikkan penyembahan yang diinspirasikan dari Mazmur 27:4-5.

Satu hal tlah kuminta kepadaMu Tuhan
Berdiam di dalam baitMu yang kudus
Menyaksikan indahnya hadiratMu Tuhan
Rasakan hangatnya kasihMu

Ku diangkat tinggi terbang bersamaMu
Kekuatan yang baru Kau brikan padaku
SuaraMu yang lembut teduhkan hatiku
Aman dalam lindunganMu

Happy 8th anniversary my church, we always love you GMS my home!
Sumatra for Jesus!

Comments
  1. yanti says:

    Ibadah yang sangat luar biasa dengan performance yang luar biasa pula,🙂
    happy b’day GMS my home, i luv u so much church…🙂 so blessed…

    Like

  2. Fendy Soloment says:

    Awesomeee my home… #bighug

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s