Imunisasi

Posted: January 2, 2013 in Daily Devotion
Tags: , , , ,

20130103-000928.jpg

Pagi ini saya dan istri mengantar kedua anak kami ke dokter anak untuk diimunisasi. Sebenarnya, hari ini merupakan hari yang hendak dihindari oleh kedua anak kami karena mereka menyadari betapa sakitnya ketika jarum suntik akan menusuk paha mereka ketika imunisasi, seperti pengalaman mereka yang lalu. Kami berdua berusaha membujuk kedua anak kami yang masih berusia 5 setengah tahun dan tiga tahun ini. Kami berusaha menjelaskan kepada mereka, bahwa sekalipun mereka akan merasakan sedikit rasa nyeri pada paha mereka, namun dampaknya adalah bagi kesehatan dan kekebalan tubuh jangka panjang.

Ketika saya sedang menanti giliran untuk kedua anak kami dipanggil masuk ke ruang dokter, saya merasakan sebuah impresi bahwa Tuhan berbicara kepada saya melalui peristiwa ini. Seperti orang tua yang peduli akan kesehatan anaknya dan demi kekebalan tubuh sang anak, maka anak tersebut harus diimunisasi yang disertai rasa sakit. Demikian pula, Tuhan mengingatkan saya bahwa Dia adalah Allah yang peduli akan masa depan umat-Nya seperti bapa sayang pada anak-anaknya. Agar kita menjadi pribadi yang tangguh dan ‘kebal’ akan penderitaan hidup di dunia ini, adakalanya kita diizinkan untuk mengalami rasa ‘sakit’ ketika masuk dalam ‘proses pendewasaan’-Nya. Proses pendewasaan inilah yang merupakan imunisasi bagi jiwa kita.

Sama seperti kedua anak saya yang merengek-rengek ketakutan sebelum dibawa ke ruang imunisasi, demikian pula kita seringkali menghindari ‘proses pendewasaan’ yang Tuhan inginkan bagi kita. Proses yang kita lalui bisa berupa pencobaan, ujian ketekunan, ujian bagi kesetiaan kita, bahkan terkadang kita harus melepaskan pengampunan kepada orang lain agar terbebas dari kepahitan. Semua proses yang kita lalui ini seringkali kita lalui dengan rasa ‘sakit’, namun ketika kita telah melaluinya, kita akan menyadari bahwa sebenarnya Tuhan telah merancangkan hal tersebut demi kebaikan kita.

Sebelum Yakub menjadi Israel – sebuah bangsa yang besar dengan 12 suku yang kuat – Yakub harus di’imunisasi’ terlebih dahulu oleh Allah agar Yakub tidak menjadi tinggi hati apabila dia telah menjadi sebuah bangsa yang besar. Proses yang dialami oleh Yakub dicatat dalam Kej. 32:22-32 ketika pada waktu malam Yakub bergumul dengan Allah. Dalam pergumulannya dengan Allah, Allah tidak membiarkan Yakub menang, sehingga Dia memukul sendi pangkal paha Yakub sehingga terpelecok. Sakit yang dialami oleh Yakub dan yang membuatnya pincang inilah yang menjadi sebuah tanda baginya sehingga dia memuliakan Allah dan menamai tempat di mana dia bergumul dengan Allah itu Pniel, yang berarti “Aku telah melihat Allah berhadapan muka, tetapi nyawaku tertolong!” (Kej. 32:30). Sakit dan pincang yang dialami oleh oleh Yakub inilah yang membentuk dirinya menjadi Bapa dari bangsa Israel yang besar, umat perjanjian Allah dan bangsa yang terpilih.

Seusai diimunisasi, memang dengan rasa sakit yang begitu rupa sehingga membuat anak kami sempat menangis, dalam beberapa menit ke depan anak-anak kami sudah ceria kembali. Memang, bekas suntikan pada paha dan rasa nyeri masih terasa namun hal tersebut telah dilalui oleh anak-anak kami dan dengan penuh percaya diri mereka bercerita kepada rekan-rekan Fulltimer gereja saat saya membawa mereka ke kantor. Anak-anak kami diimunisasi untuk tujuan jangka panjang; agar tubuh mereka terhindar dari sakit penyakit dan memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Demikian pula, saat kita harus mengalami ‘proses’ dari Tuhan, dalam beberapa saat kita akan mengalami sakit dan ketika peristiwa itu berlalu, mungkin masih ada perasaan pedih yang membekas, namun percayalah segala sesuatu yang Tuhan izinkan memiliki tujuan dan dampak jangka panjang yang baik untuk masa depan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s