Menghadapi Ombak Bersama-Nya

Posted: January 3, 2013 in Daily Devotion
Tags: , , , ,

20130103-235352.jpg

Hari ini kami sekeluarga pergi ke Pantai Cermin beserta beberapa jemaat CG Gereja Mawar Sharon. Sambil menikmati liburan tahun baru, kami juga melakukan fellowship bersama para anggota CG yang juga turut mengajak keluarga dan anak-anak. Sekitar 25 orang dewasa dan 15 anak-anak dalam rombongan kami meluangkan waktu untuk santai, ngobrol, berkenalan, bermain pasir, menceburkan diri ke dalam air, mencari kerang, berfoto, dan lain-lain. Kami tiba sekitar pukul 12.30 WIB setelah menempuh perjalanan sekitar satu setengah jam dari kota Medan. Puji Tuhan, cuaca di area pantai yang kami datangi cukup bersahabat; tidak terlalu panas juga tidak terlalu mendung. Angin pantai bertiup sepoi-sepoi membuat suasana semakin ceria.

Setelah menikmati makan siang dan berfoto bersama, seorang bapak dari rombongan kami membawa anak lelakinya yang berusia sekitar 4 tahun menuju ke arah laut untuk bermain air dan menikmati deru ombak. Sesaat ketika saya menyaksikan pemandangan tersebut, seolah-olah Tuhan berbisik di dalam batin saya; bahwa Dia adalah Bapa yang baik dan senantiasa memperhatikan dan menjaga anak-Nya. Saya dapat menyaksikan bagaimana anak itu ketakutan ketika gelombang ombak mulai menyapu dirinya, namun dengan sigap sang ayah selalu melindungi anaknya. Gelombang ombak terus berdatangan silih berganti seolah-olah berusaha menghempaskan semua yang berusaha merintanginya.

Hal semacam ini yang juga kita alami dalam hidup, gelombang ombak pencobaan dan penderitaan selalu berusaha menerpa kehidupan kita. Dalam Mark. 4:37-39, murid-murid Yesus juga mengalami hal yang sama. Perahu yang mereka tumpangi dilanda taufan yang dahsyat sehingga ombak menyembur ke dalam perahu dan perahunya menjadi penuh dengan air. Ketakutan dan kekuatiran juga mulai menghinggapi diri kita di saat kita mengalami berbagai terpaan ombak kehidupan ini. Kembali saya melayangkan pandangan ke arah laut dan menyaksikan, sekalipun deru ombak menerpa kian deras, namun dengan sekuat tenaga bapak itu melindungi anaknya sehingga sang anak merasa tenang. Tidak sesaat pun anak ini lepas dari perhatian sang ayah, bahkan sang ayah terus menggandeng erat sang anak agar tidak terseret ombak.

Tuhan Yesuspun melindungi kehidupan kita! Takkan dibiarkannya kita sendiri, dan di tengah-tengah deru ombak pencobaan maupun penderitaan yang berusaha menghempaskan kehidupan kita, tangan-Nya akan tetap teguh menopang kita. Sama seperti anak kecil itu yang terus berharap kepada ayahnya dan percaya sepenuhnya bahwa ayahnya tidak akan membiarkannya celaka, mari kita menggantungkan harapan kita lebih lagi kepada Allah Bapa kita dan percaya kepada-Nya dengan sepenuhnya. Tidak untuk selama-lamanya kita akan menghadapi badai dan ombak dalam hidup ini, namun suatu saat Tuhan Yesus akan menghardik angin bagi kita dan berkata, “Diam! Tenanglah!” (Mark. 4:39). Jangan takut dan kuatir ketika kita sedang menghadapi deru ombak pencobaan dan penderitaan dalam hidup ini, selama iman kita tetap teguh kepada Tuhan Yesus, kita aman dalam perlindungan-Nya senantiasa! Selamat menjalani hari yang luar biasa dan menghadapi ombak kehidupan bersama-Nya!

Posted with WordPress for BlackBerry.

Comments
  1. Wilson zhengga says:

    Amin.. So blessed for sharing.

    Like

  2. vonny says:

    Aminnn..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s