Menyeberangi Laut Teberau

Posted: January 11, 2013 in Daily Devotion
Tags: , , , ,

Rabu, 9 Januari 2013 yang lalu saya sekeluarga dan segenap rombongan God’s Dream Team Sumatra dari Gereja Mawar Sharon Regional Sumatra melakukan city-tour bersama di Kuala Lumpur. Kami baru saja menginap satu malam di Radius International Hotel, berdekatan dengan Jln. Alor yang terkenal sebagai kawasan kuliner di Bukit Bintang. Tujuan kami hari ini adalah menuju KLCC, yang terdapat gedung Petronas dan terkenal dengan Twin Towernya. Perjalanan kami tempuh dengan taxi dari hotel selama kurang lebih 10 menit dan rombongan kami yang berkisar 50 orang terbagi dalam beberapa kelompok karena per taxi hanya bisa memuat hingga 4 orang dewasa.

Beberapa di antara kami baru pertama kalinya bepergian ke luar negri, sekaligus baru pertama kalinya menginjakkan kaki di Suria KLCC. Kami berkumpul di Taman Suria KLCC untuk pengambilan foto bersama lalu melanjutkan tour di dalam gedung Suria KLCC sesuai dengan kelompok rombongan masing-masing. Setelah makan siang, rombongan keluarga yang membawa anak-anak memilih untuk masuk ke Aquaria. Anak-anak kamipun dengan sangat riangnya memasuki Aquaria untuk menikmati beragam jenis ikan, hewan amfibi, dan hewan melata lainnya. Tepat pukul tiga waktu setempat, diadakan pertunjukan memberi makan ikan hiu di salah satu sisi ruang pertunjukan Aquaria. Kami pun menyempatkan diri untuk menyaksikan pertunjukan tersebut.

Perjalanan di dalam Aquaria kami lanjutkan dengan melalui sebuah terowongan aquarium yang dilapisi dinding kaca yang begitu tebal sehingga kami dapat menyaksikan segala aktivitas makhluk air yang ada di dalamnya. Sisi kiri, kanan, dan atas semuanya terbuat dari kaca dan kami menyaksikan ikan-ikan berlalu lalang, benar-benar menakjubkan! Di sela menikmati keindahan makhluk-makhluk air ciptaan Tuhan di dalam terowongan aquarium tersebut, saya membayangkan seolah-olah kami seperti bangsa Israel yang melewati Laut Teberau yang terbelah meninggalkan tanah perbudakan Mesir, yang tercatat dalam Kel. 14:1-31.

Pada waktu itu bangsa Israel diliputi rasa takut yang begitu mencekam sewaktu meninggalkan Mesir. Mesir merupakan lambang perbudakan dosa, dan hal ini mesti ditinggalkan. Adakalanya ketika kita telah dilahirkan kembali dalam Roh, ikatan-ikatan dosa di masa lalu seolah-olah terus mengejar dan dan hendak mengikat kita sehingga hidup kita kembali diperbudak oleh dosa. Firaun berseru kepada seluruh pasukannya untuk mengejar bangsa Israel dan hendak menangkapnya kembali agar dijadikan budak. Rasa takut yang mengancam bangsa Israel memang sungguh beralasan; ketika mereka menoleh ke belakang, Firaun dan pasukannya mengejar mereka, sementara di hadapan mereka terbentang lautan yang begitu luas dan tak terseberangi.

Tuhan adalah Allah yang membebaskan umat-Nya! Dia yang memerintahkan agar bangsa Israel meninggalkan Mesir, ketika bangsa ini diperhadapkan dengan laut Teberau maka Tuhan hendak menunjukkan kemuliaan-Nya! Percayalah kepada Tuhan sungguh-sungguh! Apabila kita sungguh-sungguh hidup dalam pertobatan dan meninggalkan ikatan-ikatan dosa kita, maka Dia akan menyatakan kemuliaan-Nya! Tuhan yang menciptakan jalan sekalipun tiada jalan. Ketika Musa mengulurkan tangan ke atas laut, maka semalam-malaman Tuhan menguakkan air laut dengan perantaraan angin timur yang keras, membuat laut itu menjadi tanah kering sehingga air itu terbelah. Orang Israel segera bergegas berjalan di tengah-tengah laut pada permukaan tanah yang kering; sedang di kiri dan kanan mereka air laut itu menjadi tembok bagi mereka. Saya dapat membayangkan, bangsa Israel mengalami kemuliaan Tuhan yang luar biasa sambil menyaksikan makhluk-makhluk air berlalu lalang di balik air laut yang terbelah itu. Tidak berhenti di situ, Firaun memerintahkan agar pasukannya mengejar bangsa Israel. Namun Tuhan turut bekerja untuk melindungi umat-Nya dan benar-benar menuntun umat-Nya untuk meninggalkan perbudakan dosa. Para tentara Mesir dikacaukan-Nya sehingga roda kereta yang mereka kendarai menjadi miring dan berat, bahkan ketika pasukan itu hendak menyusul bangsa Israel maka dengan perantaraan Musa yang mengulurkan tangannya ke atas laut Tuhan membuat air laut yang terbelah itu kembali seperti semula dan mencampakkan orang Mesir ke tengah-tengah laut.

Mari tingkatkan kondisi rohani Anda saat ini, putuskan untuk sungguh-sungguh bertobat dan meninggalkan ikatan dosa yang dapat memperbudak kehidupan dosa Anda untuk selamanya! Berdoalah meminta pengampunan dari Tuhan Yesus dan berseru untuk memohon pertolongan dari Roh Kudus agar Dia memampukan kita terlepas dari ikatan dosa. Saya percaya, Tuhan Yesus akan menuntun Anda melewati ‘Laut Teberau’ dengan menunjukkan kemuliaan-Nya sehingga Anda akan benar-benar terbebas dari perbudakan dosa. Sama seperti Dia telah membawa bangsa Israel berjalan di tengah-tengah dasar laut yang airnya terbelah, demikian pula Tuhan akan membawa Anda untuk menyaksikan mukjizat-Nya dan perkara-perkara yang ajaib apabila kita sungguh-sungguh percaya. Selamat menjalani hari yang luar biasa!

Posted with WordPress for BlackBerry.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s