KKR Anak “LOST” @GMSmyhome 18 Oktober 2013

Posted: October 30, 2013 in Event
Tags: , , , , , , , ,

Gereja Mawar Sharon my home menyelenggarakan sebuah acara khusus bagi anak-anak dalam jangka usia 4-12 tahun pada hari Jumat, 18 Oktober yang lalu. Bersama Creative Ministry dan para pelayan anak EagleKidz, saya membawakan salah satu perumpamaan Tuhan Yesus secara kreatif untuk dikhotbahkan kepada anak-anak. Dikemas dalam bentuk KKR Anak, acara ini memperoleh tanggapan yang luar biasa baik dari anak-anak maupun para orang tua.

20131030-115620.jpg

Ini adalah pertama kalinya saya menjadi pembicara KKR di hadapan anak-anak kecil dari kisaran usia 4 hingga 12 tahun. LOST diambil dari ‘Perumpamaan tentang Anak yang Hilang’ yang ditulis dalam Injil Lukas pasal 15 – menceritakan tentang seorang bapa yang memiliki dua anak laki-laki. Dengan gaya dan tata bahasa yang disesuaikan bagi anak-anak, secara creative preaching saya memerankan sang anak bungsu yang memaksa bapanya untuk membagi harta warisan kepada anak-anaknya. Setelah memperoleh bagian harta warisannya, anak bungsu langsung menjual seluruh bagiannya untuk membeli jaket baru, berbagai gadget, tas, dan sepeda baru seperti yang kebanyakan diingini oleh anak-anak. Tidak hanya itu, sebagai anak bungsu saya juga mengajak teman-teman dugem untuk menari bersama sambil menghamburkan uang. Hubungan yang terjalin atas dasar harta yang dimiliki semata tidak pernah berlangsung lama. Dalam waktu singkat, harta warisan anak bungsu segera habis dan satu per satu teman-temannya mulai meninggalkan dia. Keadaan menjadi begitu memburuk ketika di negeri itu mulai terjadi bencana kelaparan sehingga perekonomian menjadi sangat memburuk dan sulit untuk memperoleh pekerjaan. Tak disangka, dalam kondisi seperti itu, datang segerombolan preman yang hendak merampas semua yang dimiliki anak bungsu. Dengan gaya pertengkaran bak anak kecil, saya dan para pemeran ‘preman’ melakukan adegan perkelahian yang lucu sehingga mengundang tawa anak-anak yang hadir. Pastinya, karena kalah secara jumlah, sang anak bungsu pun terjatuh dan dibiarkan terkapar tak berdaya lalu ditinggalkan sendirian.

Masih dalam keadaan lemah dan lapar, saya bangkit berdiri untuk melanjutkan perjalanan hingga akhirnya berjumpa dengan seorang juragan babi yang sedang memotong-motong sayur. Dengan logat Hokkien yang khas, juragan babi itu dengan kasar menyuruh saya untuk bekerja di kandang babinya setelah dengan sangat saya meminta makan. Di hadapan sekitar 400 anak-anak yang hadir, saya menggambarkan kandang babi dan baunya yang sangat busuk sebagai gambaran hati manusia yang dipenuhi dengan dosa dan kebiasaan buruk. Dalam kondisi yag seperti itu, sang anak bungsu mulai menyadari keadaannya dan memutuskan untuk pulang. “Harus ada langkah pertobatan untuk kembali kepada Bapa di Sorga agar dosa kita diampuni”, demikian saya sampaikan bagi anak-anak agar mereka mulai membuka hatinya dan mulai menyadari bahwa dosa tidak bisa dibiarkan, namun perlu mendapatkan pengampunan dosa. Anak bungsu yang terhilang ini akhirnya kembali kepada bapanya yang selama ini selalu menantikan kepulangan anaknya. Sekalipun kembali dalam kondisi yang kotor akibat dosa, Bapa Sorgawi tetap mau menerima semua orang yang mau bertobat. Tidak hanya penerimaan, bapa yang baik ini juga mengenakan jubah terbaru bagi sang anak bungsu. Mengakhiri cerita ini, saya mengajak anak-anak untuk berdoa, memohon pengampunan dosa kepada Bapa dan membuka hati kepada Tuhan Yesus agar menjadi anak-anak-Nya. Luar biasa, 98% dari anak-anak yang hadir maju ke depan untuk menyatakan pertobatan mereka di hadapan Tuhan. Anak-anak pun bisa mengalami Tuhan secara pribadi, ketika mereka berdoa pun beberapa di antara mereka ada yang menangis. Saya percaya, kuasa Tuhan tidak dapat dibatasi oleh usia. Biarlah lawatan Tuhan dialami oleh anak-anak juga dan generasi anak juga mengalami kebangunan rohani. Segala kemuliaan hanya bagi Tuhan Yesus!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s