Happy Easter 2014!

Posted: April 27, 2014 in Daily Devotion, Sermon
Tags: , , , ,

20140427-174952.jpg

Dari pembacaan ayat-ayat dalam Injil Yohanes pasal 20:19-22, ada makna Paskah yang perlu kita hayati dan renungkan bersama di tahun ini. Paskah adalah peristiwa kebangkitan Tuhan Yesus dan di kala kita memperingatinya, kita belajar untuk semakin memahami makna berita Injil agar iman kita semakin bertumbuh dan menjadi semakin serupa dengan Kristus.

Murid-murid Tuhan Yesus pada masa itu dirundung duka yang begitu mendalam, hati yang penuh dengan kesedihan, serta depresi karena mereka kehilangan Tuhan dan Guru yang telah mengajarkan kebenaran. Belum lagi, kebingungan melanda mereka semua karena setelah menempuh perjalanan ke kubur Yesus, mereka mendapati bahwa kubur tersebut telah kosong dengan kain kapan terletak di tanah dan kain peluh sudah tergulung tergeletak di samping. Di hari ketiga setelah kematian-Nya, Tuhan Yesus hendak menunjukkan kepada murid-murid-Nya bahwa Dia telah bangkit seperti yang pernah difirmankan-Nya sebelumnya bahwa Dia akan bangkit di hari ketiga dari antara orang mati; sebab selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci yang mengatakan, bahwa Ia harus bangkit dari antara orang mati (Yoh. 20:9).

Damai sejahtera
Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu, Tuhan Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya dan berkata, “Damai sejahtera bagi kamu!” (ayat 19 dan 21). Kebangkitan-Nya mendatangkan damai sejahtera bagi semua orang yang percaya kepada-Nya. Damai sejahtera itulah yang menyebabkan murid-murid-Nya begitu bersukacita. Inilah yang Tuhan Yesus kehendaki dalam kehidupan saya dan Anda; agar damai sejahtera-Nya kita alami karena Dia sudah bangkit. Tidak ada lagi kekuatiran, rasa takut, keraguan maupun kebimbangan ketika kita dengan sungguh-sungguh beriman bahwa Tuhan Yesus telah bangkit! Kita memiliki Allah yang hidup. Faktanya adalah, sekalipun Dia telah mengalami kematian akibat menanggung sengsara untuk menebus dosa-dosa kita, namun tidak untuk seterusnya Dia mati. Kita akan menjadi orang paling mengenaskan selama hidup di dunia ini apabila Tuhan Yesus tidak pernah bangkit dari kematian. Namun, bersyukurlah karena Dia hidup! Kita memiliki Allah yang hidup untuk selama-lamanya dan Dia juga menyertai kita, mengerti akan pergumulan kita, menyediakan kebutuhan kita, senantiasa peduli ketika kita di dalam permasalahan, dan kuasa-Nya selalu tersedia saat kita menyerukan nama-Nya. Damai sejahtera yang diberikan-Nya kepada kita adalah damai sejahtera ilahi yang melampaui segala akal, dan damai sejahtera tersebut memelihara hati dan pikiran kita senantiasa dalam Kristus Yesus (Flp. 4:7). Tuhan Yesus bangkit karena hendak memberikan damai sejahtera-Nya kepada kita.

Pengutusan
Seusai Tuhan Yesus menyampaikan salam damai sejahtera-Nya, Dia berkata, “Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.”. Makna dalam kebangkitan Kristus tersirat sebuah misi pengutusan bagi setiap kita sebagai murid-murid-Nya. Dengan jelas Tuhan Yesus mengatakan bahwa Bapalah yang mengutus-Nya, kini dengan kuasa kebangkitan-Nya Dia juga hendak mengutus kita. Sebagai ‘utusan’ memiliki arti bahwa kita ini menjadi perwakilan-Nya untuk menyampaikan kabar baik; keselamatan dan pengampunan dosa bagi setiap orang-orang yang terhilang. Bila Anda sungguh-sungguh hendak menghayati kebangkitan Kristus di dalam hidup ini, bukalah hati dan terimalah perintah-Nya yang mengutus kita untuk bersaksi dan memberitakan Injil keselamatan. Bisa jadi, kita diutus kepada keluarga kita sendiri, sahabat-sahabat kita, lingkungan kerja, rekan studi, masyarakat, bahkan hingga ke bangsa-bangsa. Berilah diri Anda diutus oleh-Nya dan beritakan bahwa Tuhan Yesus telah bangkit.

Roh Kudus
Di ayat 22 tertulis, “Ia mengembusi mereka dan berkata: ‘Terimalah Roh Kudus.'”. Tuhan Yesus hendak membekali setiap orang yang bersedia untuk diutus dengan Roh Kudus. Siapakah pribadi Roh Kudus ini? Dalam Roma 8:11 dijelaskan mengenai pribadi Roh Kudus sehubungan dengan kebangkitan Yesus sebagai berikut, “Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.”. Roh Kudus adalah salah pribadi Allah Tritunggal yang membangkitkan Tuhan Yesus dari antara orang mati! Kabar baiknya adalah… Roh Kudus juga berdiam di dalam kita, karena tanpa Roh Kudus di dalam kita, kita tidak mungkin berkata, “ya Abba, ya Bapa!” (Rom. 8:15). Melalui Roh Kudus di dalam kita, sebagai utusan-Nya kita dimampukan untuk melakukan perkara-perkara yang luar biasa dalam melayani-Nya, seperti tertulis dalam Injil Markus 16:17-18, “Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”

Terimalah damai sejahtera Tuhan Yesus, berilah diri Anda untuk diutus-Nya dan terimalah Roh Kudus dalam kehidupan Anda! Tuhan Yesus memberkati dan SELAMAT PASKAH!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s