“NOEL” – GMS my home Christmas Celebration 2014

Posted: January 4, 2015 in Event
Tags: , , , , ,

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/759/20799442/files/2015/01/img_5159.jpg
Hari Kamis tanggal 25 Desember 2014, jemaat GMS my home merayakan Natal bersama di Regale International Convention Center dalam dua kali ibadah, yaitu pada pukul 10.00 dan 14.00 WIB. Sekitar 4500 jemaat memadati ruang ibadah pada hari itu. Kali ini, dalam ibadah Natal GMS my home disertai dengan penampilan drama musikal dengan judul “Noel”. Noel adalah nama seorang pemuda yang menjadi tokoh sentral dalam kisah ini. Dimulai dengan setting Kota Brightmond yang sedang dilanda Perang Dunia I pada tahun 1917, Noel dan keluarganya sedang berencana untuk mengungsi apabila keadaan benar-benar sudah tidak aman lagi.

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/759/20799442/files/2015/01/img_5154.jpg
Natal yang biasanya dirayakan dengan penuh sukacita dan kedamaian diwarnai dengan perasaan takut dan terancam akan serangan musuh. Kedua orang tua Noel, Noel, dan empat saudaranya beserta seorang pengasuh memutuskan untuk berkemas-kemas dan semuanya tidur di ruang tamu pada suatu malam. Sayangnya, Noel susah untuk memejamkan matanya sehingga dia berpindah di sisi ruangan yang lain untuk tidur dan mengenakan penutup telinga hingga akhirnya terlelap. Malam itu, sirene tanda bahaya digaungkan di mana-mana sehingga keluarga Noel dengan sigap terbangun dan segera berangkat untuk menuju pengungsian. Sementara itu, Noel masih tertidur lelap dan tidak menyadari apabila keluarganya telah meninggalkannya.

Setibanya di Kota Fort Worth (tempat pengungsian), orang tua Noel baru menyadari bila Noel tidak lagi bila bersama mereka. Hal ini membuat mereka begitu kuatir dan ibunya dirundung duka yang begitu mendalam. Noel yang tertidur nyenyak akhirnya terbangun dari tidurnya, sesaat kemudian dengan penuh rasa terkejut, dia tidak menemukan keluarganya lagi di ruang tamu rumahnya. Noel mulai panik dan ketakutan, ditambah lagi tiba-tiba ada sepasukan tentara yang hendak masuk ke rumahnya. Serta-merta Noel mencari tempat persembunyian di salah satu sudut ruangan. Ternyata, sepasukan tentara berhasil menemukan Noel di tempat persembunyiannya dan untunglah Kolonel yang memimpin pasukan tersebut melindungi dan kemudian membawa Noel besertanya. Saat hendak meninggalkan kediaman keluarga Noel, Sang Kolonel membawa serta foto keluarganya sebagai satu-satunya kenangan bagi Noel akibat terpisah dengan keluarganya.

15 tahun kemudian, di Kota Fresno pada tahun 1932 Noel yang diadopsi oleh Sang Kolonel berencana menjadi seorang dokter di Brightmond karena tenaga medis di sana sangat minim. Akhirnya, pada tahun 193 Noel melayani si sebuah Rumah Sakit di Kota Brightmond bersama dengan beberapa rekan-rekannya. Kembali ke kota Brightmond, membuat Noel terkenang kembali dengan keluarganya. Noel tetap memanjatkan doa untuk keluarganya sambil memandangi satu-satunya foto keluarga yang masih sempat dimilikinya.
Ternyata, di saat yang bersamaan ibunda Noel dan kakak laki-laki Noel juga sedang mencari-cari Noel sambil menunjukkan foto Noel kepada orang-orang di sekitar Rumah Sakit. Sayang sekali, mereka tidak saling berjumpa.

Perang dunia II kemudian meletus di tahun 1940. Penduduk banyak menjadi korban akibat perang dan Rumah Sakit tempat Noel bekerja turut diserang. Akhirnya Noel dan rekannya tertangkap musuh dan dimasukkan dalam penjara sebagai tahanan. Sementara itu, keluarga korban perang tengah mencari-cari orang yang mereka kasihi karena terpisah akibat perang. Tak ketinggalan, ibunda Noel terus berusaha mencari. Di tengah pencarian, bapak angkat Noel yang sedang bertugas sebagai Kolonel juga tengah mencari dan mendapatkan informasi bahwa Noel tertangkap tentara musuh dan dipenjarakan. Sementara di dalam penjara, Noel mengalami keadaan yang sungguh menyedihkan. Rekannya akhirnya meninggal, namun Noel tetap bersandar pada Tuhan. Dia yakin, dalam kondisi terburuk yang sedang dihadapinya, Tuhan memiliki rencana yang lebih baik. Luapan hati Noel ini dinyatakan dalam sebuah lagu dengan salah satu liriknya “You know better than I”. Memang, Tuhan mengetahui yang lebih baik daripada kita.

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/759/20799442/files/2015/01/img_5180.jpg
Tak lama kemudian, Sang Kolonel bersama tentaranya berhasil menembus pertahanan musuh dan membebaskan Noel yang sedang pingsan di penjara. Dengan penuh kasih, Sang Kolonel menunggui Noel yang terbaring di Rumah Sakit untuk pemulihan kesehatannya. Begitu Noel sadar, Sang Kolonel menghiburnya dengan memberikan kata-kata yang menguatkan karena Tuhan itu baik. Bukan itu saja kebaikan Tuhan yang telah ditunjukkan-Nya bagi Noel, Dia juga mempertemukan Noel kembali dengan keluarganya. Itulah sekilas kisah drama Natal “Noel” yang dipersembahkan oleh Tim Creative Ministry GMS my home.

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/759/20799442/files/2015/01/img_5205.jpg
Di hadapan sekitar 4500 jemaat yang hadir dalam dua kali ibadah Natal kali ini, Ps. Yosep Moro – Gembala Gereja Mawar Sharon Regional Sumatra – mengajak semua yang hadir untuk merenungkan Firman Tuhan dari Injil Lukas 1:26-3. Dari kisah “Noel”, kita mempelajari bahwa ternyata di dalam perjalanan hidup kita tidak semua peristiwa terjadi sesuai dengan yang kita harapkan atau inginkan. Adakalanya kita telah mempersiapkan sesuatu bagi masa depan kita, namun bisa jadi ada kendala yang menghalangi rancangan yang telah kita buat. Dalam kitab Injil, dituliskan bahwa berita kelahiran Yesus tidak hanya disampaikan kepada Maria, namun juga disampaikan kepada gembala-gembala domba, dan juga kepada orang-orang Majus dari Timur.

Setelah Maria menerima salam dari malaikat, ia mengalami kebingungan sehingga dalam hatinya bertanya-tanya apakah arti salam tersebut. Tanpa disangkanya, melalui malaikat Gabriel, Maria menerima kabar sukacita bahwa melalui rahimnya akan terlahir Juruselamat dunia. Tanggapan Maria sangatlah wajar ketika ia menanyakan, “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?. Situasi hidup yang kita alami kadang tak dapat kita pahami, bahkan ketika dengan sungguh-sungguh kita mengiring Tuhan Yesus, namun ada saja hal-hal yang kita alami seolah-olah di luar rencana kita. Hal inipun dialami baik oleh Maria yang tiba-tiba menerima kabar dari Malaikat bahwa ia akan mengandung oleh Roh Kudus.

Seperti kisah Noel yang mengawali perayaan Natal ini, semua peristiwa yang dialami oleh Noel seolah-olah tidak ada campur tangan Allah di dalamnya. Namun, ternyata melalui segala peristiwa yang terjadi, akhirnya kita bisa memahami bahwa Allah turut bekerja untuk mendatangkan kebajikan bagi mereka yang mengasihi-Nya. Memang, dari segala peristiwa yang terjadi, baik atau tidak baik hal tersebut… kita memang tidak bisa mengerti mengapa semuanya harus terjadi. Ketika Allah turut bekerja, banyak perkara yang bagi otak kita itu ‘mustahil’, namun dalam pesan Natal yang disampaikan oleh Ps. Moro hari ini sekali lagi kita diingatkan dengan Firman Tuhan, “Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil” (Luk. 1:37). Untuk menerima penggenapan janji Allah dan mengalami perkara yang bagi manusia mustahil, Maria pun berkata, “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan, jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Maria benar-benar menempatkan posisi Tuhan sebagai Tuhan, sehingga dia tidak mengizinkan logikanya melebihi otoritas Firman Tuhan. Terkadang kita bisa kecewa terhadap Tuhan apabila rencana kita tidak terlaksana atau ketika doa kita tidak terjawab. Namun, ketika kita menempatkan posisi Tuhan benar-benar sebagai Tuhan… Dia adalah Tuhan, Raja, Allah atas seluruh kehidupan kita, maka kita akan belajar mensyukuri bahwa segala peristiwa yang terjadi atas kehidupan kita adalah seturut kehendak-Nya. Andaikata doa kita saat ini belum terjawab, itu artinya Dia pasti akan menyediakan yang lebih baik, rencana-Nya sungguh lebih baik dari rencana kita – “You know better than I”.

Selamat Natal 2014 dan tahun baru 2015!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s