Posts Tagged ‘Sumatra’


20140604-183159-66719124.jpg
Tanggal 15-17 Mei yang lalu, Gereja Mawar Sharon my home menyelenggarakan konferensi Sumatra for Jesus atau yang lebih dikenal dengan SUM4JE (dibaca: sum for je) conference di mainhall GMS my home bertempat di Sun Plaza Lv. Roof, jalan H. Zainul Arifin No. 7, Medan. Konferensi ini merupakan salah satu event yang dinanti-nantikan semenjak diumumkan pada waktu berlangsungnya konferensi yang serupa tahun lalu di bulan Mei 2013 dengan tema ‘Datanglah Kerajaan-Mu di pulauku’. Kali ini, tema dalam Sum4Je conference adalah SUPERNATURAL dalam pengertian karya Allah yang dinyatakan bagi umat manusia adalah perkara yang adikodrati; di luar batas kemampuan manusia. Melalui konferensi ini, para peserta diperlengkapi dalam 6 sesi utama dan 2 workshop dari 4 pilihan untuk memberitakan Injil di seluruh penjuru Sumatra dengan pengurapan dan otoritas dari Allah Yang Mahakuasa dengan hidup dalam keintiman dan integritas di dalam Dia. Pembicara yang melayani dalam 6 sesi utama konferensi ini adalah beberapa gembala Gereja Mawar Sharon seperti Pdt. Caleb Natanielliem, Pdt. Philip Mantofa, Pdt. Yosep Moro Wijaya, Pdt. Robert Tedjasukmana, Pdt. Sumiati Supit dan gembala dari Taipei Truth Church, Taiwan yaitu Ps. Ian Liao.

Di malam pembukaan konferensi Sum4Je (15/5), Pdt. Yosep Moro Wijaya selaku Gembala GMS Regional Sumatra menyambut sekitar 850 peserta konferensi yang hadir dari seluruh penjuru Sumatra dan menyampaikan harapannya selama konferensi ini berlangsung agar semakin rindu tinggal dalam hadirat-Nya dan memiliki integritas di dalam naungan Roh Kudus dengan menjaga kekudusan. Sebelumnya, acara dibuka dengan menampilkan tarian “Bhinneka” berupa serangkaian tarian daerah yang mengangkat budaya Sumatra. Selama dua malam berturut-turut bertepatan dengan terselenggaranya konferensi, yaitu pada hari Jumat dan Sabtu tanggal 16 dan 17 Mei pukul 19.00 WIB, digelar pula Kebaktian Kebangunan Rohani Kuasa SalibNya (KKR KS2) dan Festival Kuasa Allah (FKA20) di Landasan Udara Soewondo (Ex Bandara Polonia, Medan). Acara ini terbuka untuk umum, sehingga bagi siapa saja yang membutuhkan jawaban atas pergumulan hidup, kelegaan dari beban kehidupan serta yang merindukan kesembuhan bagi yang mengalami penderitaan dan sakit-penyakit hadir dalam acara ini. Sebagai sebuah rangkaian acara dalam 2 malam, di hari pertama KKR KS2 dilayani oleh Pdt. Yosep Moro Wijaya dan di hari kedua FKA20 dilayani oleh Pdt. Philip Mantofa. Di Lanud Soewondo disediakan area khusus bagi orang-orang sakit, baik yang mengalami cacat fisik, kelumpuhan, lemah, menderita, maupun yang harus digotong atau dibawa dengan kursi roda. Panitia berusaha mempersiapkan sarana dan prasarana sebaik mungkin agar semua yang hadir bisa mengikuti acara dengan baik.

20140604-183228-66748228.jpg
Selama berlangsungnya KKR ini, total kehadiran selama dua malam rata-rata mencapai sekitar 12.000 orang, dan dari antaranya terhitung sekitar 1200 yang mengalami sakit-penyakit. Dalam acara ini, Pdt. Yosep Moro dan Pdt. Philip Mantofa memberitakan Injil dan mendoakan agar setiap orang yang hadir mengalami perjumpaan secara pribadi dengan Tuhan Yesus melalui kuasa Roh Kudus-Nya. Saat seseorang mengalami perjumpaan dengan Tuhan, perkara-perkara yang supernatural pun terjadi, sehingga tiada yang mustahil bagi orang yang percaya; pertobatan mulai terjadi, yang berbeban berat dipulihkan, yang terikat roh jahat dilepaskan, bahkan tidak sedikit yang langsung menerima mukjizat kesembuhan pada saat itu! 355 orang meresponi panggilan pertobatan dan memberi diri dibaptis, sementara banyak pula di antara pengunjung yang hadir menerima baptisan dalam Roh Kudus sehingga mulai berkata-kata di dalam bahasa roh. Kesaksian demi kesaksian bagi yang dijamah Tuhan sehingga mengalami kesembuhan ilahi mulai dideklarasikan setelah Injil keselamatan diberitakan.

Seorang bapak yang terjepit saraf belakangnya selama 5 tahun sehingga susah jongkok, berdiri maupun berjalan mengalami kesembuhan sehingga bisa bergerak dengan bebas, berjongkok, berjalan, bahkan berlari tanpa kesulitan. Akibat kecelakaan, selama 3 bulan seorang bapak terpaksa menggunakan tongkat karena kakinya mengalami patah tulang, malam itu dijamah Tuhan dan bisa berjalan kembali tanpa tongkat! Seorang ibu berusia sekitar 60 tahunan harus mengenakan tongkat selama 5 tahun dan harus dibopong sekitar 4 orang untuk turun dari kendaraan saat menghadiri acara, mengalami mukjizat sehingga akhirnya tidak perlu menggunakan tongkat lagi untuk berjalan. Seorang gadis 19 tahun yang mengalami sakit di bagian rahang sehingga kesulitan berbicara dan sangat kesakitan ketika membuka mulutnya disembuhkan Tuhan sehingga bisa kembali berbicara dengan lancar bahkan ikut menyanyi memuji Tuhan! Anak lelaki yang masih kecil mengalami kelainan pada jantung sehingga tidak bisa mengikuti kegiatan olah raga dengan baik, tidak bisa menaiki anak tangga serta detak jantungnya tidak normal mengalami mukjizat Tuhan dan setelah diperiksa oleh tim medis, dinyatakan bahwa denyut jantungnya telah normal kembali sehingga ketika diajak berlari, anak ini tampak bersemangat! Masih banyak lagi kesaksian mengenai mukjizat dan kesembuhan yang telah dialami melalui acara ini. Biarlah beberapa kesaksian ini menguatkan dan meneguhkan iman kita senantiasa untuk semakin percaya kepada Tuhan Yesus dan mengalami perjumpaan yang tak terlupakan dengan-Nya. Sumatra for Jesus!

Advertisements

20140509-104503.jpg

Kota Medan akan mengalami lawatan Tuhan Yesus sekali lagi! Tahun ini, Gereja Mawar Sharon ‘my home’ menyelenggarakan event “Sumatra for Jesus: Supernatural” pada tanggal 15-17 Mei dan pada hari Jumat dan Sabtu tanggal 16 dan 17 Mei pkl. 19.00 WIB di Landasan Udara Soewondo – ex Bandara Polonia, Medan juga diadakan acara KKR “Kuasa Salib-Nya 2” dan “Festival Kuasa Allah 20”.

Kami mengundang kehadiran Anda dalam acara kebangunan rohani yang luar biasa ini. Datanglah di dua malam acara ini dengan berbekal iman, pengharapan, dan kerinduan untuk mengalami pribadi Tuhan serta hadirat-Nya. Ketika Anda dan setiap orang yang hadir mengalami hadirat-Nya, maka hal-hal yang supernatural akan terjadi! Mujizat, pemulihan, kesembuhan, terobosan yang Anda idamkan akan terjadi ketika dengan segenap hati berdoa dan sungguh-sungguh menerima Firman-Nya.

KKR “Kuasa Salib-Nya 2” dan “Festival Kuasa Allah 20” ini akan dilayani oleh Pdt. Yosep Moro Wijaya, S.E selaku gembala GMS Regional Sumatra dan Pdt. Philip Mantofa, BRE selaku Executive Pastor dari Sinode Gereja Mawar Sharon. Di Lanud Soewondo akan disediakan area khusus bagi orang-orang sakit, baik yang mengalami cacat fisik, kelumpuhan, lemah, menderita, maupun dibawa dengan kursi roda, bahkan yang tidak bisa berjalan sendiri sehingga harus digotong. Panitia berusaha mempersiapkan sarana dan prasarana sebaik mungkin agar semua yang hadir bisa mengikuti acara dengan baik. Mari bersama-sama mendoakan acara ini dan Anda pun dapat mengajak serta membawa mereka yang mengalami sakit-penyakit dan berbeban berat dalam acara ini. Sampai jumpa dalam hadirat Allah untuk menerima pengurapan-Nya!


Sum4Je 1

Melalui konferensi ini, Anda akan semakin diperlengkapi untuk melihat Pulau Sumatra dari sudut pandangnya Tuhan, sehingga cinta akan Sumatra semakin tertanam di dalam kita. Melalui gereja-Nya, Tuhan akan melakukan perkara-perkara yang ajaib sehingga Anda akan belajar untuk menangkap hati-Nya untuk mencintai dan memenangkan Pulau Sumatra bagi Tuhan Yesus.

Bukan sebuah slogan saja, namun Sumatra for Jesus akan menjadi sebuah impartasi bagi gereja-gereja lokal khususnya di Sumatra dan sekitarnya untuk menjadi semakin kuat dan berdampak. Lebih dari 2000 tahun yang lalu Tuhan Yesus datang ke dunia ini untuk memberitakan Injil dengan disertai dengan kuasa SUPERNATURAL untuk mengadakan mujizat dan tanda-tanda ajaib.

Inilah waktunya gereja bangkit, kembali dipenuhi dengan pengurapan dan kuasa SUPERNATURAL untuk bersaksi, memberitakan Injil dan memenangkan jiwa-jiwa yang terhilang bagi Tuhan Yesus. Hamba-hamba Tuhan yang diurapi akan menginspirasi Anda dalam setiap sesi dan workshop yang ada, dilanjutkan dengan KKR Kesembuhan Ilahi “Kuasa Salib-Nya” dan “Festival Kuasa Allah” selama dua malam berturut-turut.

Sum4Je 2a

Konferensi Sumatra For Jesus 2014 ini terdiri dari 6 sesi utama disertai dengan 4 workshop penginjilan yang dapat Anda pilih sesuai dengan panggilan pelayanan Anda.

Marketplace Evangelism
Marketplace merupakan ladang yang sangat luas bagi pemberitaan Injil. Pelayanan Tuhan Yesus bukan saja di tempat-tempat religius namun juga di marketplace. Melalui workshop ini Anda akan diperlengkapi untuk menjadi dampak secara supernatural di dunia marketplace.
Children Evangelism
Tuhan tidak pernah menentukan jenjang usia tertentu untuk mengalami pertobatan. Bahkan, anak-anak pun bisa mengalami pertobatan di kala menerima pemberitaan Injil. Anak-anak begitu berharga bagi Kerajaan Sorga sehingga Anda pun perlu diperlengkapi untuk menjangkau anak-anak bagi Kristus!
Prayer and Evangelism
Ketika Gereja terus berdoa dan mencari kehendak Tuhan, kebangunan rohani akan terjadi. Injil akan diberitakan dengan penuh kuasa sehingga jiwa-jiwa yang terhilang akan mengalami pertobatan. Doa dan penginjilan akan menjadi kegerakan yang senantiasa selaras dengan isi hati Tuhan.
Youth Evangelism
Nilai-nilai kehidupan yang dianut oleh seseorang semenjak masa mudanya akan mempengaruhinya ketika dewasa dan akan berdampak bagi generasi selanjutnya. Masih banyak jiwa-jiwa yang terhilang di usia muda sehingga Gereja harus bangkit untuk memberitakan Injil kepada generasi muda demi masa depan yang lebih baik.

Terimalah impartasi dan pengurapan yang SUPERNATURAL dalam Sumatra for Jesus 2014!

Sum4Je 2b

Untuk Informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Calvin (Medan) +62852 0734 2198 | Nini (Palembang) +62813 6767 2500 | Dewi (Pekanbaru) +62896 1517 7543 | Franky (Lampung) +62896 2519 3164 | atau email kami di myhome@gms.or.id

 


20140111-201918.jpg

Pendaftaran Konferensi “Sumatra for Jesus” 2014 mulai hari ini, 11 Januari 2014 telah dibuka. Seiring dengan kerinduan Tuhan melalui Gereja Mawar Sharon khususnya di pulau Sumatra, maka kali ini event Sum4Je diselenggarakan dengan mengangkat tema “Supernatural”. Secara luar biasa, Tuhan akan mengurapi umat-Nya untuk memberitakan Injil Kerajaan Allah dengan tanda-tanda heran agar nama Tuhan Yesus semakin dipermuliakan. Konferensi ini akan diadakan pada tanggal 15 – 17 Mei 2014 mendatang dan pada malam harinya juga disertai dengan Festival Kuasa Allah. Bergabunglah dalam konferensi yang luar biasa ini, nikmati hadirat Tuhan dan terimalah impartasi serta pengurapan kuasa Allah yang ajaib bagi kehidupan Anda untuk semakin memperluas kerajaan-Nya. Pendaftaran untuk konferensi ini dilakukan di GMS my home, Sun Plaza lt. Roof setelah setiap ibadah berlangsung di area entry hall dengan biaya sebesar Rp. 150.000,- (early bird hingga 9 Maret 2014). Sumatra for Jesus!


20130529-000738.jpgSabtu sore ketika saya dan isteri menyusuri jalan raya menuju Lapangan Benteng, kota Medan masih dipenuhi dengan hiruk-pikuk kendaraan lalu-lalang menuju segala penjuru. Ada yang baru saja mengakhiri aktivitas harian dalam pekerjaan lalu pulang ke rumah, ada pula yang mempersiapkan diri untuk bermalam minggu, dan sebagainya. Pastinya, banyak juga penduduk Medan dan sekitarnya yang sedang melakukan perjalanan menuju pusat keramaian kota di Lapangan Benteng. Ya, hari ini adalah malam terakhir diadakannya KKR Sumatra for Jesus oleh GMS my home. Sebelumnya, pada pukul 14.00 – 15.00 WIB di ruang ibadah utama Gereja Mawar Sharon telah dilaksanakan sesi penutupan konferensi Sum4Je (singkatan Sumatra for Jesus) oleh Ps. Yosep Moro Wijaya. Dalam sesi terakhir sekaligus penutupan konferensi ini, sekali lagi Ps. Moro mengingatkan seluruh peserta konferensi dan para delegasi dari luar kota yang hadir untuk menjadi garam dan terang bagi dunia, khususnya di Sumatera. Ps. Caleb Natanielliem selaku Asisten Gembala Sidang Sinode Gereja Mawar Sharon pun turut mendoakan seluruh peserta konferensi dalam acara penutupan ini.

Saya tiba di Lapangan Benteng sekitar pukul 17.30 WIB. Matahari sore dengan hangatnya menyambut kedatangan saya yang segera bergegas ke stage utama untuk turut memimpin doa bersama dengan para panitia yang bertugas sebelum dimulainya KKR. Puji Tuhan, para pendoa pun dapat merasakan bahwa kami semua telah meraih kemenangan di alam roh. Dalam KKR ini kami akan menuai banyak jiwa bagi kemuliaan Tuhan Yesus! Saya menyaksikan, selain para panitia dan volunteer yang begitu antusias dalam KKR ini, para pengunjung yang hadir lebih awal – sekitar 1000 orang lebih di antaranya – turut berdoa dan memuji Tuhan. Persiapan demi persiapan terus dilakukan oleh panitia hingga menjelang pukul 18.30 WIB. Tiba-tiba angin berhembus sangat kencang, kain-kain penutup tenda panitia pun sampai terhempas angin. Secara drastis, sinar matahari yang cerah tertutup awan gelap dan secara perlahan rintik-rintik air hujan membasahi Lapangan Benteng dan sekitarnya. Sekalipun segenap pengunjung yang lebih awal hadir sempat panik, namun para panitia begitu sigap dan tidak menunjukkan kepanikan sehingga dapat mengendalikan kondisi akibat cuaca yang sangat tidak terduga. Saya dan isteri bergegas menuju tenda pendoa untuk berdoa agar Tuhan menberikan cuaca yang cerah serta menjauhkan hujan agar KKR dapat tetap dilangsungkan dengan baik. Secara pribadi, Tuhan memberikan kesaksian di dalam batin saya, “Aku akan menunjukkan kemuliaan-Ku di hadapan semua orang bahwa Aku berkuasa atas cuaca dan berkenan atas KKR ini.”. Saya hanya memegang janji-Nya dan percaya bahwa KKR ini akan terus berlanjut, Tuhan sanggup mengendalikan cuaca dan menghentikan hujan.

Puji Tuhan, setengah jam berlalu dan rintik-rintik air hujan berangsur-angsur berhenti. Angin kencang tiada bertiup lagi. Sekali lagi, saya dan Ps. Rebecca Mustika Dewi (yang juga turut menjadi pembicara di salah satu workshop doa konferensi Sum4Je) mengambil alih otoritas rohani di area stage dan memimpin doa di hadapan para panitia dan pengunjung yang hadir untuk memuji kebesaran Tuhan dan menenangkan segenap pengunjung serta mempersiapkan untuk dimulainya KKR Sum4Je di hari kedua ini. Puji Tuhan! Medan menjadi saksinya, baik para hadirin, orang-orang yang berada di sekitar Lapangan Benteng pun menjadi saksinya! KKR dimulai dan hujan pun berhenti! Orang-orang semakin banyak berdatangan dan mengisi kursi-kursi yang telah disediakan oleh panitia. Di malam kedua ini KKR akan dibuka dengan penampilan drum light yang luar biasa dan menaikkan puji-pujian di hadapan Tuhan serta menampilkan special beatbox performance oleh “Beat World” dari Surabaya. Ketika acara dimulai, semakin banyak orang terus berdatangan memenuhi Lapangan Benteng untuk menyaksikan kebesaran Tuhan.

Sesaat sebelum Firman Tuhan disampaikan oleh Ps. Philip Mantofa, hujan rintik-rintik kembali turun. Segenap pendoa dan panitia segera berdoa dengan lebih lagi. Jangan sampai hujan menghalangi pemberitaan Firman Tuhan! Sekalipun beberapa hadirin sudah membuka payung dan berlindung di bawah naungannya, seluruh pengunjung yang hadir tidak bergeming untuk menantikan Firman Tuhan disampaikan. Tampak Ps. Caleb sekeluarga, Ps. Moro dan isteri, dan segenap gembala-gembala lokal lainnya dari GMS di Sumatera yang berada di jajaran kursi depan tetap mengikuti berlangsungnya KKR meskipun pakaian yang dikenakan semakin lama semakin basah oleh rintik-rintik hujan. Saya hanya menatap ke langit dan saat air hujan membasahi kaca mata, saya berkata sambil tersenyum, “Oh Tuhan, betapa romantisnya Engkau… Untuk menyampaikan Firman-Mu pun perlu dalam suasana hujan rintik-rintik seperti ini agar berkesan di dalam hati…” Saya tetap bersyukur, karena angin juga tidak berhembus dengan kencang dan hujan tidak semakin deras.
20130529-000744.jpg
Ps. Philip Mantofa menyampaikan Firman Tuhan yang berjudul “Air sumber hidup” – judul perikop dari Injil Yohanes. 7:37-39.

Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: “Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum! Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.” Yang dimaksudkan-Nya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya; sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan. (Yohanes 7:37-39)

Bila Yesus memberikan ‘air kehidupan’ – yaitu Roh Kudus maka ada tiga hal yang terjadi:
1. Manusia yang harusnya mati akan beroleh hidup yang kekal
2. Kita yang harusnya binasa malah beroleh pengampunan
3. Hidupnya diubah, yang semula hidup untuk diri sendiri akan menjadi saksi Yesus ke mana-mana dan diberi baptisan Roh Kudus dengan tanda berbahasa roh
Apabila mau mengubah budaya seseorang, ubah bahasanya dulu. Karena itu, melalui bahasa Roh, seseorang yang berbahasa ‘Sorga’ akan mudah mempelajari budaya Sorga. Untuk menerima baptisan Roh Kudus, ada tiga hal yang harus dipenuhi, yaitu:
1. Haus; seperti yang dituliskan di ayat ke-37: “Barangsiapa haus…”
2. Percaya kepada Yesus
3. Minta, seperti yang tercantum dalam Luk. 11:9-13, “Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan? Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”
20130529-000959.jpg
Di akhir khotbahnya, Ps. Philip mengundang segenap hadirin yang belum pernah menerima baptisan Roh Kudus dengan tanda berkata-kata dalam bahasa roh serta ingin menerimanya untuk bangkit berdiri. Banyak sekali orang yang berdiri di antara kerumunan 8.647 orang yang hadir malam itu. Dalam tiga kali periode saat mendoakan semua orang yang berdiri, banyak di antaranya yang langsung menerima baptisan Roh Kudus dengan tanda berbahasa lidah! Ps. Philip kemudian membacakan Firman Tuhan dalam Kis. 10:47, “Bolehkah orang mencegah untuk membaptis orang-orang ini dengan air, sedangkan mereka telah menerima Roh Kudus sama seperti kita?”. Ps. Philip kemudian mengadakan altar call bagi mereka semua yang ingin menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat serta langsung memberi diri dibaptis malam itu. Luar biasa, ketika sekitar 1500 orang maju ke depan untuk menerima pengampunan dosa dan membuka hatinya bagi Tuhan Yesus, hujan pun berangsur-angsur berhenti. Tercatat 268 orang yang memberi diri dibaptis selam malam ini. Jadi, keseluruhan yang dibaptis selam selama dua hari KKR Sum4Je adalah 514 orang. Sorga menuai banyak jiwa yang kembali pada Kristus!

Di penghujung KKR Sum4Je, saya dan para gembala lokal Gereja Mawar Sharon yang ada di Sumatera mendoakan kota-kota di mana kami ditempatkan. Ps. Moro mendoakan seluruh tanah Sumatera serta Ps. Caleb Natanielliem turut mendedikasikan Sumatra bagi Yesus. Di akhir acara, Ps. Caleb dan Ps. Moro bersama-sama memukul sebuah gong yang besar sebagai sebuah simbolisasi bahwa Sumatera dipersembahkan bagi Tuhan Yesus dan dilanjutkan sambil menaikkan pujian theme song “Sumatra for Jesus”. Segala jerih lelah, upaya, doa, tenaga, dana, dan waktu yang telah dikorbankan baik oleh segenap pemimpin-pemimpin rohani maupun para volunteer tidak sia-sia! Kami telah menjadi saksi mata kebesaran Tuhan malam ini. Hujan pun tidak dapat menghentikan KKR “Sumatra for Jesus” ini! Datanglah Kerajaan-Mu di pulauku! Segala kemuliaan hanya bagi Tuhan Yesus.